Sabtu, 28 April 2012
contoh pidato tentang "waktu"
Assalammua’laikum Wr.wb.
Alhamdulillahirobbil a’lamiin , washalatu wassalamu ala ashrofil ambiyai warmusalin saidina muhammadin wa a’la alihi washabihi ajma’in.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah S.W.T. yang telah memberikan karunia-Nya kepada kita sehingga kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat wal’afiat. Sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW, kepada keluarga, para sahabat, dan para pengikut yang setia megikuti jejak langkahnya.
Dewan juri dan rekan-rekan yang berhagia, izin kan lah saya menyampaikan pidato saya yang berjudul “Waktu”
Hadirin yang berbahagia..
Terkadang tanpa kita sadari kita selalu membuang waktu kita untuk hal-hal yang tidak berguna padahal sangat berartilah waktu. Sedetik, semenit, sejam, sebulan bahkan setahun untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi kita dan orang lain.
Banyak kejadian yang tidak pernah kita sadari pada saat kita kehilangan waktu kita misalnya :
• Waktu sedetik kita hilang, coba tanyakan pada orang yang baru terhindar dari kecelakaan.
• Waktu semenit kita hilang, coba tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat.
• Waktu sejam kita hilang, coba tanyakan pada pasangan yang menunggu untuk bertemu.
• Waktu seminggu kita hilang, coba tanyakan pada teman-teman kita yang dikerjar deadline laporan.
• Waktu sebulan kita hilang, coba tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.
• dan waktu setahun kita hilang, coba tanyakan pada adik-adik kita yang gagal naik kelas.
Maka dari itu "Hargailah setiap waktu yang kita miliki dan ingatlah bahwa waktu tidak pernah menunggu siapa-siapa". GUNAKAN WAKTU SEBAIK MUNGKIN, KARENA YANG PALING KEJAM DI DUNIA INI ADALAH WAKTU. Belajar Yang Giat maka lihat apa yang akan terjadi!
Banyak orang yang tertipu dengan keindahan dan kenikmatan dunia dengan rela menghabiskan waktu untuk sesuatu yang tidak mempengaruhi masa depan secara signifikan. Padahal jika waktu yang sangat berharga itu dimanfaatkan secara maksimal untuk sesuatu yang memberikan manfaat jangka panjang, maka hidupnya akan lebih mudah mencapai kesuksesan dan kebahagiaan. Sesuatu yang enak itu bisa menjerumuskan.
Contoh kegiatan yang kurang bermanfaat yaitu seperti begadang, main game seharian terlalu lama, tidur terus, jadi playboy/playgirl (pacaran), keluyuran tidak jelas, dll. Sedangkan contoh aktivitas yang membangun masa depan adalah seperti belajar, merencanakan masa depan, mencari jodoh, memperbanyak teman, coba-coba bisnis, membuat game, dsb. Jadi jangan tunda lagi meninggalkan yang tidak penting demi masa depan kita. Kita hidup di dunia ada batas waktu dan semua harus kita pertanggungjawabkan di akhirat kelak.
Kita hidup didunia ini hanya sementara seperti hadits Nabi ::
مَا لِى وَمَا لِلدُّنْيَا مَا أَنَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ كَرَاكِبٍ اسْتَظَلَّ تَحْتَ شَجَرَةٍ ثُمَّ رَاحَ وَتَرَكَهَا
Apa peduliku dengan dunia?! Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu musafir tersebut meninggalkannya.” (HR. Tirmidzi)
Siapa bilang hari libur hanya bisa diisi dengan kegiatan bermalas-malasan, seperti: tidur sepanjang waktu, melamun, bergosip tak penting, atau hal-hal lain yang dianggap tak bermanfaat.
bila kita mau memikirkan dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya walau itu hanya sedetik, maka tidak ada istilah “libur” dalam kehidupan kita kecuali pada saat kita sudah berada di liang lahat. Semua itu tergantung dari pola pikir kita. Manusia bukanlah robot yang dikendalikan dengan remote control. Manusia adalah makhluk yang diciptakan sempurna dibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya oleh Allah SWT. Kita bisa berkreativitas dengan pikiran kita untuk mengubah sesuatu dari yang awalnya membosankan menjadi sesuatu yang menyenangkan.
Beberapa hal yang bisa kita lakukan di kala libur panjang Seperti : Membaca.,Silaturahmi,Merawat Rumah,Jalan-Jalan,.Belajar. Banyak hal tentunya yang bisa kita lakukan di kala libur. Semua itu tergantung pada kita. Apakah kita termasuk tipe manusia yang selalu mengeluh?
Dewan juri dan rekan-rekan yang berbahagia..
Pernahkah terpikirkan dalam benak anda bahwa peradilan manusia pada hari kiamat juga memiliki kaitan erat dengan waktu. Anda tidak percaya? Cermati firman ALLAH yang ditujukan kepada orang kafir, seperti ayat berikut :
“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : Ya Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.” (QS 35 : 37)
ALLAH telah memanjangkan umur dan waktu yang cukup. Dan ALLAH menyebut mereka orang-orang yang zalim. mereka yang menzalimi diri sendiri karena telah menyia-nyiakan usia dan tidak menggunakan kesempatan dengan baik. Cobalah anda berpikir dan merenung sejenak! Pikirkan apa yang tidak diberikan ALLAH kepada anda. Anda akan temukan, bahwa apa yang diberikan ALLAH kepada orang lain, juga diberikan kepada anda. hidup, akal, nafas, dan kenikmatan-kenikmatan yang lain.
Dr Yusuf Al-Qaradhawi menulis : “Waktu terus berlalu dan tak pernah kembali. ia adalah harta manusia yang paling berharga. Ia adalah kehidupan bagi seorang muslim. Belajarlah dari perjalanan hari-hari, dari pergantian siang dan malam. Sebab di dalam keduanya ada sesuatu yang baru dan keduanya juga dapat mendekatkan sesuatu yang jauh.”Dan ketahuilah pada masing-masing waktu yang terlewati ada kewajiban yang harus kita laksanakan untuk ALLAH. Di antaranya adalah :
1. Bagi yang mendapat kenikmatan, wajib baginya untuk bersyukur.
2. Bagi yang mendapat kesengsaraan, wajib baginya untuk bersabar dan ridha terhadap ketetapan-Nya.
3. bagi yang sedang dalam ketaatan, wajib terus berharap kepada ALLAH, agar kebaikan, hidayah dan taufiq selalu tertanam di dalam jiwa.
4. Bagi yang berada dalam kemaksiatan, wajib baginya memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya.
Dewan Juri dan rekan-rekan yang berbahagia...
Sadarkah kalian kalau waktu kita sudah banyak terbuang ?? Setiap manusia yang hanya duduk bersantai malas-malasan hanyalah akan mendapatkan kerugian ! Seperti yang tertulis disurat Al-Ashr ayat 2 :
إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
Artinya :: Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian.
Kesimpulannya adalah gunakanlah waktumu sebaik mungkin karna waktu lebih berharga dari pada emas, ia tidak akan pernah kembali dan hanya akan menyisakan penyesalan. Maka dari itu marilah kawan-kawan semua, kita manfaatkan waktu kita dengan sebaik mungkin. Jangan biarkan mereka berlalu begitu saja. Terutama kita semua yang masih dalam status pelajar ini. Ingatlah keringat yang bercucuran dari Ayah kita yang mencari nafkah untuk bekal kitamenuntut ilmu. Jangan kalian menyia-nyiakannya dengan membuang waktu kalian dengan game dan cinta ! buang jauh-jauh game dan cinta ! mari kita bersama meningkatkan waktu belajar kita, terutama bagi kalian yang sekarang duduk dikelas 9, sebentar lagi kalian akan menghadapi Ujian Nasional, tak terbayangkan bagaimana perasaan orang tua kita kalau sampai kita tidak lulus !!
“Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.”
Rekan-rekan semua yang berbahagia..
Mungkin itu ssaja yang dapat saya sampaikan , kurang lebihnya tolong dimaafkan , karna kesempurnaan hanya milik Allah dan kesalahan aada pada saya yan manusia biasa.
Wassalammua’laikum wr.wrb.
Alhamdulillahirobbil a’lamiin , washalatu wassalamu ala ashrofil ambiyai warmusalin saidina muhammadin wa a’la alihi washabihi ajma’in.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah S.W.T. yang telah memberikan karunia-Nya kepada kita sehingga kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat wal’afiat. Sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW, kepada keluarga, para sahabat, dan para pengikut yang setia megikuti jejak langkahnya.
Dewan juri dan rekan-rekan yang berhagia, izin kan lah saya menyampaikan pidato saya yang berjudul “Waktu”
Hadirin yang berbahagia..
Terkadang tanpa kita sadari kita selalu membuang waktu kita untuk hal-hal yang tidak berguna padahal sangat berartilah waktu. Sedetik, semenit, sejam, sebulan bahkan setahun untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi kita dan orang lain.
Banyak kejadian yang tidak pernah kita sadari pada saat kita kehilangan waktu kita misalnya :
• Waktu sedetik kita hilang, coba tanyakan pada orang yang baru terhindar dari kecelakaan.
• Waktu semenit kita hilang, coba tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat.
• Waktu sejam kita hilang, coba tanyakan pada pasangan yang menunggu untuk bertemu.
• Waktu seminggu kita hilang, coba tanyakan pada teman-teman kita yang dikerjar deadline laporan.
• Waktu sebulan kita hilang, coba tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.
• dan waktu setahun kita hilang, coba tanyakan pada adik-adik kita yang gagal naik kelas.
Maka dari itu "Hargailah setiap waktu yang kita miliki dan ingatlah bahwa waktu tidak pernah menunggu siapa-siapa". GUNAKAN WAKTU SEBAIK MUNGKIN, KARENA YANG PALING KEJAM DI DUNIA INI ADALAH WAKTU. Belajar Yang Giat maka lihat apa yang akan terjadi!
Banyak orang yang tertipu dengan keindahan dan kenikmatan dunia dengan rela menghabiskan waktu untuk sesuatu yang tidak mempengaruhi masa depan secara signifikan. Padahal jika waktu yang sangat berharga itu dimanfaatkan secara maksimal untuk sesuatu yang memberikan manfaat jangka panjang, maka hidupnya akan lebih mudah mencapai kesuksesan dan kebahagiaan. Sesuatu yang enak itu bisa menjerumuskan.
Contoh kegiatan yang kurang bermanfaat yaitu seperti begadang, main game seharian terlalu lama, tidur terus, jadi playboy/playgirl (pacaran), keluyuran tidak jelas, dll. Sedangkan contoh aktivitas yang membangun masa depan adalah seperti belajar, merencanakan masa depan, mencari jodoh, memperbanyak teman, coba-coba bisnis, membuat game, dsb. Jadi jangan tunda lagi meninggalkan yang tidak penting demi masa depan kita. Kita hidup di dunia ada batas waktu dan semua harus kita pertanggungjawabkan di akhirat kelak.
Kita hidup didunia ini hanya sementara seperti hadits Nabi ::
مَا لِى وَمَا لِلدُّنْيَا مَا أَنَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ كَرَاكِبٍ اسْتَظَلَّ تَحْتَ شَجَرَةٍ ثُمَّ رَاحَ وَتَرَكَهَا
Apa peduliku dengan dunia?! Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu musafir tersebut meninggalkannya.” (HR. Tirmidzi)
Siapa bilang hari libur hanya bisa diisi dengan kegiatan bermalas-malasan, seperti: tidur sepanjang waktu, melamun, bergosip tak penting, atau hal-hal lain yang dianggap tak bermanfaat.
bila kita mau memikirkan dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya walau itu hanya sedetik, maka tidak ada istilah “libur” dalam kehidupan kita kecuali pada saat kita sudah berada di liang lahat. Semua itu tergantung dari pola pikir kita. Manusia bukanlah robot yang dikendalikan dengan remote control. Manusia adalah makhluk yang diciptakan sempurna dibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya oleh Allah SWT. Kita bisa berkreativitas dengan pikiran kita untuk mengubah sesuatu dari yang awalnya membosankan menjadi sesuatu yang menyenangkan.
Beberapa hal yang bisa kita lakukan di kala libur panjang Seperti : Membaca.,Silaturahmi,Merawat Rumah,Jalan-Jalan,.Belajar. Banyak hal tentunya yang bisa kita lakukan di kala libur. Semua itu tergantung pada kita. Apakah kita termasuk tipe manusia yang selalu mengeluh?
Dewan juri dan rekan-rekan yang berbahagia..
Pernahkah terpikirkan dalam benak anda bahwa peradilan manusia pada hari kiamat juga memiliki kaitan erat dengan waktu. Anda tidak percaya? Cermati firman ALLAH yang ditujukan kepada orang kafir, seperti ayat berikut :
“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : Ya Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.” (QS 35 : 37)
ALLAH telah memanjangkan umur dan waktu yang cukup. Dan ALLAH menyebut mereka orang-orang yang zalim. mereka yang menzalimi diri sendiri karena telah menyia-nyiakan usia dan tidak menggunakan kesempatan dengan baik. Cobalah anda berpikir dan merenung sejenak! Pikirkan apa yang tidak diberikan ALLAH kepada anda. Anda akan temukan, bahwa apa yang diberikan ALLAH kepada orang lain, juga diberikan kepada anda. hidup, akal, nafas, dan kenikmatan-kenikmatan yang lain.
Dr Yusuf Al-Qaradhawi menulis : “Waktu terus berlalu dan tak pernah kembali. ia adalah harta manusia yang paling berharga. Ia adalah kehidupan bagi seorang muslim. Belajarlah dari perjalanan hari-hari, dari pergantian siang dan malam. Sebab di dalam keduanya ada sesuatu yang baru dan keduanya juga dapat mendekatkan sesuatu yang jauh.”Dan ketahuilah pada masing-masing waktu yang terlewati ada kewajiban yang harus kita laksanakan untuk ALLAH. Di antaranya adalah :
1. Bagi yang mendapat kenikmatan, wajib baginya untuk bersyukur.
2. Bagi yang mendapat kesengsaraan, wajib baginya untuk bersabar dan ridha terhadap ketetapan-Nya.
3. bagi yang sedang dalam ketaatan, wajib terus berharap kepada ALLAH, agar kebaikan, hidayah dan taufiq selalu tertanam di dalam jiwa.
4. Bagi yang berada dalam kemaksiatan, wajib baginya memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya.
Dewan Juri dan rekan-rekan yang berbahagia...
Sadarkah kalian kalau waktu kita sudah banyak terbuang ?? Setiap manusia yang hanya duduk bersantai malas-malasan hanyalah akan mendapatkan kerugian ! Seperti yang tertulis disurat Al-Ashr ayat 2 :
إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ
Artinya :: Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian.
Kesimpulannya adalah gunakanlah waktumu sebaik mungkin karna waktu lebih berharga dari pada emas, ia tidak akan pernah kembali dan hanya akan menyisakan penyesalan. Maka dari itu marilah kawan-kawan semua, kita manfaatkan waktu kita dengan sebaik mungkin. Jangan biarkan mereka berlalu begitu saja. Terutama kita semua yang masih dalam status pelajar ini. Ingatlah keringat yang bercucuran dari Ayah kita yang mencari nafkah untuk bekal kitamenuntut ilmu. Jangan kalian menyia-nyiakannya dengan membuang waktu kalian dengan game dan cinta ! buang jauh-jauh game dan cinta ! mari kita bersama meningkatkan waktu belajar kita, terutama bagi kalian yang sekarang duduk dikelas 9, sebentar lagi kalian akan menghadapi Ujian Nasional, tak terbayangkan bagaimana perasaan orang tua kita kalau sampai kita tidak lulus !!
“Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.”
Rekan-rekan semua yang berbahagia..
Mungkin itu ssaja yang dapat saya sampaikan , kurang lebihnya tolong dimaafkan , karna kesempurnaan hanya milik Allah dan kesalahan aada pada saya yan manusia biasa.
Wassalammua’laikum wr.wrb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar